Pecatur Cilik Bikin Kejutan di Indonesia

JAKARTA, — Kejutan mewarnai babak pertama kualifikasi Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 22-30 Juli 2009, yang dimulai Kamis (23/7). Selain unggulan pertama GM Wesley So ditahan remis MF Nguyen Ly Hong (2302), pecatur junior Indonesia, MFW Medina Warda Aulia, 12 tahun, juga menghadirkan sensasi setelah mengalahkan juara Filipina, MFW Shercila Cua.

Humas PB-Percasi, Kristinaus Liem, mengatakan, walaupun ini bukan kejutan yang luar biasa, tetapi proses berlangsungnya cukup menarik untuk dikisahkan.

“Di belakang buah hitam, Medina yang menggunakan pertahanan Slavia mencoba bermain aktif dengan melancarkan korban kuda sementara di petak e5 pada langkah ke-31, namun jawaban bagus Shercila 33.Ma1 membuat Medina jadi serba salah,” ungkapnya dihubungi melalui saluran internasional, Kamis (23/7).

Menurutnya, jika menerima ajakan tukar menteri maka keunggulan satu bidaknya lenyap dan posisi lawan menjadi bagus sekali.

“Medina memutuskan tetap mengorbankan kudanya dengan kompensasi dua bidak dan inisiatif serangan. Ini tentu saja keputusan yang patut dipuji karena perlu keberanian dan kepercayaan diri yang kuat untuk bisa mengambil keputusan penuh risiko tersebut,” tuturnya.

Sayang, dalam lanjutan serangannya, Medina diakui Liem membuat kekeliruan sehingga lawan dapat merebut satu bidaknya lagi, dan posisi permainan akhir yang timbul tidak menguntungkan Medina, yaitu satu gajah dan dua bidak melawan gajah dan kuda serta satu bidak lawan.

Shercila yang mulai keteter waktu pikirnya membuat blunder fatal ketika melancarkan skak di petak f5 dengan kudanya pada langkah ke-83, yang tidak disadarinya dapat dipukul dengan gajah Medina yang berada di petak c2. Akibatnya Shercila yang berbalik kalah satu bidak. Medina menyelesaikannya dengan baik dan menang pada langkah ke-89.

Sementara itu, dua pecatur muda andalan Indonesia, GM Susanto Megaranto (22) dan GMW Irene Kharisma Sukandar (17) berhasil memenangkan partainya walau harus bermain panjang hingga empat jam lebih. Namun, keduanya menguasai keadaan dari pembukaan hingga kemenangan direbut.

Susanto menang atas Baba Masahiro (2229) dari Jepang pada langkah ke-64 pertahanan Grunfeld. Irene menang dari Daysi Rivera (2087) dari Filipina pada langkah ke-64 pertahanan Sisilia Najdorf.

Hasil yang diraih pecatur Indonesia lainnya, Dewi AA Citra, kalah dari Lkhamsuren Uugabayar (2144) dari Mongolia. Sementara itu, Chelsie Monica Sihite mendapat bye karena dari 31 peserta putri, Chelsie satu-satunya yang belum memiliki rating sehingga berada di posisi unggulan terakhir.

Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City yang menggunakan sistem Swiss sembilan babak ini diikuti 85 pecatur dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, Mongolia, dan tuan rumah, Vietnam.

Sponsor :

Anda ingin mengapai kesuksesan lebih sekaligus memajukan bangsa ? Bergabunglah bersama bisnis warnet kami yang telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional Wirausah Muda Mandiri. Balik modal satu tahun serta garansi 100% modal kembali !!!

Kaitkata: , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.